Bermain skateboard alias papan luncur memiliki keasyikan tersendiri bagi sejumlah anak muda kota Tenggarong yang tergabung dalam komunitas skateboard That Love. Buktinya, hampir saban sore para skater –sebutan untuk pehobi skateboard– menghabiskan waktu untuk bermain skateboard di kawasan taman pedestrian sekitar Jembatan Kartanegara, Tenggarong. Walau kadang mereka harus terjatuh lantaran gagal melakukan beberapa lompatan berbahaya atau trik-trik yang cukup sulit, hal itu tidak membuat mereka jera. Yang menarik, tidak ada ejekan terhadap skater yang terjatuh. Sebaliknya, tepuk tangan meriah dan dukungan kerap diberikan para skater lainnya untuk memberikan semangat layaknya dia sukses melakukan suatu trik memukau. “Kaki lecet, badan memar atau pakaian robek sudah biasa bagi kami. Yang penting kami enjoy bermain skateboard. Apalagi jika berhasil melakukan lompatan atau trik-trik sulit, senangnya bukan main,” ujar Ibeng, pentolan komunitas skateboard That Love. Menurut Ibeng, hobi bermain skateboard ini telah berkembang di Tenggarong sejak 3 tahun terakhir. “Awalnya beberapa dari kami adalah pehobi sepeda BMX. Setelah jenuh, kami beralih bermain skateboard yang ternyata tak kalah asyik dari bermain sepeda BMX,” ujarnya. Baca selebihnya »